8 Contoh Peluang Usaha Beserta Tips-Tips Cara Membuka Usaha

Bisnis

Apa aja sih yang diperlukan ketika berniat membuka usaha? Peluang usaha apa yang sedang populer dan paling menguntungkan sekarang ini?

Hmm, sebenarnya peluang usaha apapun itu pasti terbuka lebar. Tinggal bagaimana kamu mengeksekusi planning yang kamu rencanakan. Ada rasa takut gagal ada pula rasa minder terhadap sesama pebisnis lainnya. Tetapi bagaimana mau memulai kalau perasaan itu masih ada dalam dirimu?

8-contoh-peluang-usaha-beserta-tips-cara-membuka-usaha

Oke stop, situs ini bukan situs motivasi, hehe. Sebelum kamu tahu 8 contoh peluang usaha yang menjanjikan di tahun 2020, ada baiknya kamu mengerti tips-tips memulai bisnis dari awal.

Tips Memulai Bisnis dari Awal

Setidaknya ada 5 tips memulai bisnis dari awal yang pelu kamu pahami. Implementasikan tips ini pada bisnismu dan sesuaikan dengan kebutuhan. Simak baik-baik ya!

Sesuaikan dengan Passion

Kenapa sih bisnis harus sesuai dengan passion? Sederhananya sih begini, ketika kamu melakukan hal sesuai passion itu berarti sama saja dengan melakukan hal yang kamu sukai. Biasanya ketika melakukan hal yang kamu sukai, hasilnya akan lebih maksimal. Karena itulah pebisnis-pebisnis sukses kebanyakan berasal dari menggeluti passion mereka.

Poin inilah yang harus kamu tanamkan ketika mulai berbisnis dari awal. Jangan berbisnis hanya karena melihat untung besar dan terlihat keren. “Bisnis adalah tentang manusia” menurut pepatah dalam drama Ittaewon Class. Jadi nggak boleh hanya sekadar untung aja.

Misalnya nih, kamu memiliki hobi memasak. Maka cobalah membuat bisnis yang berhubungan dengan memasak. Contohnya membuka catering, berjualan makanan ringan atau membuka restoran sederhana. Sehingga yang kamu dapat bukan hanya untung dan lelah aja, tetapi juga hobi dan passion yang tersalurkan dengan baik.

Berfokuslah pada Satu Peluang Usaha

Sadar nggak sih kalau semakin berkembangnya teknologi dan dunia maya, peluang usaha pun semakin banyak ragamnya. Hal ini membuat kamu semakin bingung untuk memilih usaha yang diambil. Mau mengikuti passion, tetapi passion kamu cukup banyak. Sehingga kamupunmemutuskan menekuni beberapa peluang usaha.

Hmm, sebenarnya nggak salah, karena semua bergantung dari kemampuan masing-masing individu. Tetapi kalau kamu masih pemula, ada baiknya berfokus pada satu usaha terlebih dahulu. Dengan fokus, kamu akan lebih mudah mengarahkan pikiran dan ide kamu dalam 1 usaha aja. Tentunya sudah jelas kalau mengurus usaha itu nggak gampang, nah kalau ada dua apa nggak makin punyeng? Coba deh dipikirkan.

Jangan Gengsi untuk Belajar dari Orang Lain

Ininih penyakit mendarah daging yang bikin usaha nggak berkembang, yaitu gengsi bertanya dan belajar ke orang lain. Apalagi kalau mentor bisnis kamu sang mantan, eh. Heheh.

Ingat bahwa setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bisa saja memang kamu kurang mahir dalam berbisnis, itulah sebabnya kamu perlu mentor supaya bisnis atau usaha kamu makin lancar.

Apa aja yang perlu diperhatikan ketika belajar bisnis dari orang lain?

  • Bagaimana dia mencari konsep bisnis dan menerapkannya
  • Bagaimana dia mencari pasar yang sesuai
  • Strategi apa yang diterapkan ketika berjualan
  • Kalau sedang down, strategi apa yang digunakan untuk menggaet konsumen lagi

4 hal di atas bisa kamu tanyakan secara baik-baik kepada pebisnis. Memang terkesan sedikit sensitif, itulah kenapa kamu harus memilih mentor yang sudah kamu kenal terlebih dahulu.

Belajar dari Kegagalan

Nggak semua hal yang dimulai akan berakhir bahagia dan menyenangkan. Sama halnya dengan memulai usaha. Kamu nggak boleh patah semangat hanya karena gagal dalam memulai usaha. Jadikan kegagalan itu sebagai satu step pelajaran yang kamu lewati.

Memang terkesan klise sih, tetapi memang begitulah cara menghadapi kegagalan. Misalnya ketika kamu membuka toko online yang menjual skincare, tetap ternyata kamu salah mencari pasar untuk berjualan. Hasilnya kamu merugi dan tidak balik modal. Apa yang harus kamu pelajari dalam kegagalan itu?

Yap bener. Sebelum memulai berjualan lakukan riset pasar terlebih dahulu. Pasar mana yang akan kamu masuki. Lakukan strategi pasar yang sesuai sehingga hasilnya pun sesuai. Jai jangan berhenti berjualan hanya karena gagal ya!

Berikan Konsep Bisnis yang Terbaik

Jangan setengah-setengah ketika mulai berbisnis. Saat kamu tidak memberikan sepenuhnya concern kamu dalam berbisnis, biasanya akan gagal. Jadi biasakan untuk memberikan konsep terbaik melalui riset, menemukan passion, mempelajari hal-hal penting dalam bisnis. Sehingga saat kamu mengimplementasikannya dalam usaha kamu nggak bingung.

Gagal konsep satu, coba konsep lainnya. Kamu harus terbiasa mempunyai konsep lebih dari satu, jadi ketika gagal kamu sudah siap.

Itu dia 5 tips awal ketika membangun usaha. Kenapa hampir semuanya adalah pengaturan mindset? Sebab menjadi seorang pengusaha/pebisnis dimulai dari mindset dan mimpi. Pemikiran ingin selalu untung atau nggak mau gagal harus dihilangkan.

So, it’s time to rekomendasi 8 contoh peluang usaha yang bisa kamu coba. Apa aja? Simak di sini yap!

1. Peluang Usaha Makanan

peluang-usaha-makanan-jualan-bubur-bayi

Peluang usaha yang pertama adalah usaha makanan. Makanan emang nggak pernah sepi pembeli. Pasar dari usaha makanan pun banyak, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Hal pertama yang harus kamu miliki saat membuka usaha ini adalah passion dalam hal memasak atau menyukai makanan. Setelah memiliki passion, kini saatnya kamu riset pasar. Kira-kira trend makanan apa yang bisa bertahan lama.

Risetnya pakai apa?

Kamu bisa manfaatkan Instagram, Facebook, atau Google Trend. Oh iya, jangan hanya melihat trend 1 bulan ke depan atau ke belakang. Coba lihat pangsa trend selama 1 tahun ke belakang. Dengan begitu kamu bisa menganalisis kira-kira makanan apa yang bisa kamu jual.

Contoh peluang usaha makanan:

  • Usaha makanan bayi/mpasi
  • Usaha makanan pedas seperti ayam geprek dan mie pedas
  • Usaha makanan cepat saji misalnya makanan korea dan sejenisnya.

2. Peluang Usaha Minuman

peluang-usaha-minuman-thai-tea

Selain makanan, peluang usaha minuman juga tidak bisa dianggap biasa aja. Lihat saja 5 tahun belakangan ini, beragam jenis minuman bermunculan. Misalnya thai tea, coffee, atau sejenis minuman kekinian. Semuanya punya pasar yang berbeda-beda dan hampir selalu laris.

Hal pertama yang perlu kamu miliki ketika memilih jenis usaha ini adalah suka memasak atau makan dan minum. Selain itu kamu pun harus kreatif dalam membranding usaha kamu, sebab saingannya sudah banyak.

Jangan lupa untuk menyusun bisnis plan, seperti konsep, mulai dari mana menjualnya hingga varian atau jenis minuman apa yang akan dijual. Bisa juga dengan melihat trend pasar di Instagram, Facebook ataupun Google Trend.

Contoh peluang usaha minuman:

  • Perkopian duniawi
  • Thai tea
  • Cheese Tea
  • Minuman diet

3. Peluang Usaha Percetakan

peluang-usaha-percetakan

Di Rekomendasi bawah nanti ada usaha Digital Printing. Memang hampir mirip, tetapi tentu saja masih ada yang membedakan keduanya. Usaha jenis ini biasanya laku dikalangan para penulis yang hobi menerbitkan novelnya lewat self publishing.

Menurut beberapa sumber ang ada, biasanya bisnis percetakan mengambil keuntungan dari 60-70% dari biaya cetak. Omsetnya akan lumayan kalau buku yang dicetak laku banyak. Dalam bisnis ini kamu perlu mempunyai kemampuan dalam perhitungan modal, karena nggak bisa seinstan jualan makanan atau minuman.

Jenis usaha percetakan ini sebenarnya banyak, tinggal kamu sesuaikan dengan pasion pasar industri dan modal. Berikut beberapa jenisnya:

  • Digital printing
  • Offset Printing
  • Rotogravure
  • Sablon
  • Flexo

Dari 5 contoh di atas, kamu akan lebih sering melihat jenis usaha percetakan digital printing dan sablon. Sebab kedua jenis itu menjadi usaha yang paling stabil dari beberapa tahun belakangan.

4. Bisnis Restoran dan Catering

bisnis-catering-dan-restoran

Berbisnis restoran memang menggiiurkan sekali, tetapi resikonya pun besar. Selain memasak, tentu ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika membuka bisnis ini. Mari kita bahas sedikit.

  • Modal. Apa aja modalnya ketika menentukan membuat bisnis restoran? Sebelumnya kamu tentukan dulu, bisnis restorannya befoku pada apa. Modal bisa ditentukan lewat fokus tujuan membangun restoran.
  • Lokasi. Kalau memiliki uang lebih dan branding yang lemah, coba bangun didekat fasilitas umum seperti mall, sekolah ataupun kantor. Sedangkan bila modal sedikit tetapi branding suah tok cer, kamu bisa mencari tempat yang strategis dan sesuai budget.
  • Jangan lupa promosikan restaurant. Promosi bisa dilakukan secara mandiri atau meinta bantuan dari influencer.

Lalu bedanya sama bisnis catering apa?

Bedanya catering bisa dikerjakan tanpa membuka toko, alias di rumah aja nggak perlu biaya operasional banyak. Bisnis ini lebih fleksibel daripada restaurant tetapi untungnya pun nggak sebanyak restaurant.

Peluang usaha catering bisa jadi pilihan kamu kalau modalnya terbatas dan nggak bisa nambah modal lagi. Jangan lupa padukan dengan branding yang bagus, social media yang menjual dan rasa yang enak. Dijamin laku!

5. Peluang Usaha Jasa

peluang-usaha-jasa

Seperti apa peluang usaha dalam bentuk jasa itu?

Jasa menjadi salah satu peluang usaha yang sedang naik daun belakangan ini. Pasalnya usaha ini hana menganalkan kemampuan yang kamu miliki serta perangkat-perangkat yang pasti kamu punya (karena sesuai dengan kemampuan dan keahlian kamu.

Pernah nggak sih dengar orang bilang “aduh kantorku nggak ada yang jago ngurusin sosmed” atau “duh data analyst ku lagi cuti hamil”, “aduh nggak sempet nyuci”

Peluang inilah yang bisa kamu ambil, gampangnya sih freelance. Tetapi kalau punya modal lebih kamu bisa mendirikan agency. Selain pasti memanfaatkan passion kamu, bisnis ini tergolong cukup mudah daripada bisnis produk.

Kalau modalnya sedikit, coba bisnis ini deh!

6. Membuka Channel Youtube

membuka-channel

Channel youtube berarti menjadi Youtuber dong? Ya emang sih, hehe. Coba berangkat dari hal-hal simpel, kalau kamu hobi belanja coba bikin video review hasil belanjaan kamu.Tentunya kamu perlu skill editing dan pengambilan gambar.

Jenis usaha ini tidak terlalu banyak mengeluarkan modal asalkan beberapa keahlian dan perangkat sudah kamu miliki, dan penghasilannya pun dollar. Coba saja lihat youtuber RIA SW yang memanfatkan passion mereview makanan dan jalan-jalan ditambah skill editing yang jago banget. Hasilnya? Videonya selalu jadi trending!

7. Digital Printing

digital-printing

Nah ini dia, ini hampir mirip dengan bisnis percetakan. Bisnis inipun memerlukan modal yang cukup besar. Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan ketika membuat bisnis digital printing, apa aja?

  • Dukungan mesin yang stkamur
  • SDM yang sesuai
  • Jenis-jenis kertas harus sudah paham
  • Pemasaran dengan konsumen

Setelah itu, tentukan jenis digital printing yang kamu tekuni, mencicil mesin untuk usaha digital printing kemudian melakukan rekruitmen SDM yang sesuai.

Usaha jenis ini memang cukup susah dan membutuhkan modal banyak, tetapi untung yang diterima pun banyak. Jangan sungkan-sungkan untuk scroll Google supaya nambah wawasan kalau mau bikin usaha ini.

8. Frozen Food

frozen-food

Andalan emak-emak nih, yaitu bisnis Frozen Food. Bisnis ini gampang banget dilakukan karena simpel tetapi memiliki pasar yang cukup banyak. Hobi yang kamu perlukan sebenerna hanya memasak. Tetapi akan lebih mantul kalau didukung dengan teknik branding yang bagus, kemudian pengelolaan media sosial yang tertata.

Bisnis ini pun bisa dijadikan sampingan kalau kamu sudah memiliki bisnis utama. Misalnya sambil membuka catering pun membuka bisnis frozen food.

Kenapa usaha ini menggiurkan? Karena siapa sih yang tahan nggak nyamil waktu kerja?

Misalnya nih kamu jualan kebab frozen mini, kebab ini cocok banget dijadikan teman bersantai, belajar bahasa inggris online biar makin kerasa timur tengahnya (ga nyambung sih hehe).

Nah itu dia 8 contoh peluang usaha yang bisa kamu manfaatkan kalau tertarik membuka usaha. Sebenarnya ada banyak sekali jenis usaha yang nggak tercantum disini, tetapi semoga bermnafaat ya!

Tips Menjalankan Usaha di Kampung yang Bikin Sukses

Bisnis

Usaha di Kampung yang Bikin Sukses-Apakah kamu salah seorang yang sedang memulai membuka usaha di kampung?

Kira-kira faktor apa saja yang bisa membuat usahamu menjadi berkembang dan sukses?

Hmmm, sudah dipikirkan apa belum hayoo…

Kalau belum, nggak ada salahnya kamu membaca artikel ini sampai tuntas.

Karena artikel ini akan membahas tentang tips dalam menjalankan usaha di kampung yang bikin sukses.

Apa aja tipsnya? Langsung aja check this out!

usaha di kampung yang bikin sukses

1.      Menekuni bidang usaha yang disukai

Tidak bisa dipungkiri bahwa rasa suka terhadap suatu hal bisa membuat seseorang mampu bertahan melalui semua badai cobaan dalam memulai usaha, cieelah.

Lho itu beneran! Rasa suka adalah modal awal yang harus dimiliki seorang calon pengusaha. Terutama rasa suka terhadap produk yang akan dijual.

Bayangkan saja bila kamu berjualan produk yang tidak kamu suka, wah pastinya tidak akan maksimal jualannya. Karena kamu sendiri saja tidak percaya pada produk yang kamu jual, lalu bagaimana dengan calon konsumenmu?!

Nah, inilah pentingnya rasa suka terhadap suatu produk sebelum kamu menjualnya.

2.      Melakukan improvisasi dan inovasi

Improvisasi adalah modal penting dalam menjalankan bisnis, apalagi bisnis di kampung yang masyarakatnya relatif heterogen.

Berimprovisasi akan membuat usahamu lincah melewati berbagai macam hambatan dalam perjalanannya. Tapi bukan berarti kamu berhenti belajar, karena berimprovisasi biasanya satu paket dengan proses belajar yang tidak boleh berhenti ketika menjalankan bisnis.

Lalu bagaimana dengan inovasi?

Inovasi adalah hasil dari improvisasi yang dijalankan dalam sebuah usaha atau bisnis. Inovasi sangat dibutuhkan agar pasaran produk senantiasa berkembang dan tidak mandeg di tempat yang itu-itu saja.

Selaini itu, inovasi juga dibutuhkan untuk membuat produk semakin baik dan dapat diterima masyarakat secara meluas.

Misalnya nih, dulu bentuk teflon penggorengan berupa lingkarang dengan ruang dibawahnya. tapi sekarang setelah ada inovasi dari perusahaan, bentuk teflon berubah menjadi ada tutupnya, sehingga dapat digunakan membolak-balikkan makanan tanpa takut tumpah seperti dulu.

3.      Teliti dengan pengeluaran serta pemasukan

Pemasukan maupun pengeluaran dalam menjalankan usaha harusnya memang dicatat secara rinci.

Tidak hanya dicatat, bahkan musti dihitung juga.

Meskipun usahamu baru dirintis dan belum begitu besar, adanya proses pembukuan ini sangat berperan menentukan sukses tidaknya usahamu kedepan.

Adanya perhitungan ini juga akan membantumu menganalisa pemasaran produk, seperti mana produk yang paling banyak dicari dan mana produk yang tidak banyak memberikan keuntungan.

Kalau kamu ingin membangun usaha di kampung yang bikin sukses, maka kamu wajib melakukan pencatatan serta perhitungan di bidang ini!

4.      Melakukan pemasaran menggunakan strategi tertentu

Proses pemasaran di kampung memang susah-susah gampang. Komposisi serta jumlah penduduk yang tidak bertambah, bisa membuat pendapatanmu stagnan bahkan tidak berkembang.

Lalu, adakah solusi untuk mengatasi masalah ini?

Ada dong! Caranya adalah menyusun strategi pemasaran yang tepat dijalankan di kampung.

Bahkan kamu bisa memperluas area pemasaran hingga ke kampung-kampung tetangga. Adanya teknologi pemasaran online akan sangat membantumu memasarkan produk bila kamu paham penggunaannya.

Jadi, jangan lupa mempersiapkan strategi dulu sebelum bertempur!

5.      Bekerja sama dengan orang yang tepat

Setiap usaha yang baru dirintis memang seringkali membutuhkan partner yang tepat. Ingat ya yang tepat, bukan yang sangat sangat pinter sehingga kamu gagal menjalin komunikasi dengannya.

Kriteria partner yang tepat ini bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan usahamu. Di sisi lain, kamu juga bisa menyesuaikan dengan kelemahanmu dalam memimpin usaha.

Karena tidak bisa dipungkiri, setiap orang selalu memiliki kelemahan dalam memimpin. Nah, tugas partner adalah mengisi bagian yang kosong dalam kepemimpinan tersebut.

Bagiamana, sudah siap belom membangun usaha di kampung yang bikin sukses?

Baca juga Tips Membangun Usaha di Kampung

Ide Usaha di Kampung dengan Modal Kecil

Bisnis

Membangun usaha di kampung dengan modal kecil menjadi dambaan banyak orang. Apalagi bila keuntungan yang akan didapatkan lebih dari cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tentunya hal itu sangat berpotensi meningkatkan kesejahteraan saat hidup di kampung.

Lalu apakah ada usaha di kampung yang membutuhkan modal kecil? Tidakkah semua usaha yang baru dirintis membutuhkan modal yang besar?

Wah ternyata ada lho usaha yang membutuhkan modah relatif kecil.

Dan usaha seperti ini pun cenderung lebih mudah bila dijalankan di kampung, sehingga cocok untuk dicoba.

Ini dia beberapa usaha yang bisa kamu jalankan dengan modal cukup kecil, check it out!

usaha di kampung modal kecil

1.      Ternak ayam potong

Usaha ternak ayam potong membutuhkan modal yang relatif kecil dibanding usaha lainnya.

Pertama, sediakan lahan kosong yang jauh dari pemukiman warga. Tujuannya adalah agar limbah ayam tidak mengganggu pemukiman. Untuk lahan kosong ini, kamu bisa memanfaatkan areal kebon belakang rumah.

Kedua, buatlah kandang ayam dengan memanfaatkan bambu yang melimpah di kampung. Ukuran kandang bisa menyesuaikan dengan jumlah ayam yang hendak kamu beli.

Satu ekor anak ayam biasanya dihargai sekitar 7000 Rupiah. Kamu bisa membeli dalam jumlah 50 s.d 60 ekor dahulu. Mengingat masih dalam tahap merintis, sehingga jangan terlalu banyak dulu.

Jangan lupa untuk membeli pakan serta vitamin yang dibutuhkan. Lengkapi juga kandang ayam dengan penerangan yang memadai.

Nah, biaya untuk merintis usaha ternak ayam potong ini sekitar 5 jutaan. Keuntungannya per bulan bisa mencapai dua kali lipat dari modal awal. Bila terus berkembang, bukan tidak mungkin kamu bisa mendapatkan pendapatan bersih senilai 10 juta perbulan. Ini juga tergantung dari fluktuasi harga daging di pasaran setiap harinya.

2.      Usaha cuci motor

Untuk menjalankan usaha cuci motor, dibutuhkan tempat yang strategis alias dekat dengan lalu lintas antar desa. Pemilihan tempat ini sangat berpengaruh dengan lancar tidaknya usaha. Oleh karena itu, jangan sampai salah pilih ya..

Sebagaimana usaha ternak ayam potong, usaha cuci motor juga membutuhkan modal yang tidak terlalu besar.

Kamu hanya perlu membeli beberapa peralatan pendukung seperti mesin stream dan kompresor sebagai peralatan utamanya. Untuk peralatan pendukung ada kanebo, sikat, dan kain lap. Sedangkan untuk sarana pencuciannya ada busa, shampoo, serta semir ban.

Modal awal untuk memulai usaha ini hanya sekitar 7 jutaan.

Cukup murah bukan untuk usaha di kampung? Sekali lagi, jika usaha ini cukup berkembang, kamu bisa menambah karyawan ataupun peralatan pencucian lainnya yang lebih memadai.

3.      Menjual gorengan dan warung kopi

Gorengan menjadi buruan utama warga kampung sebagai camilah di siang hari kala beristirahat. Kenikmatannya ini seringkali dipadukan dengan segarnya seduhan kopi hangat yang menenteramkan pikiran.

Warung seperti ini biasanya awet dan akan selalu dicari oleh orang-orang di kampung. Apalagi kalau sejak awal sudah bisa mempertahankan cita rasanya, seperti bubuk kopi yang diracik sendiri hingga gorengan yang senantiasa hangat. Hmm pastilah tidak pernah sepi warung kopinya.

Untuk memulai usaha di bidang ini, modalnya cukup murah, bahkan lebih murah daripada berjualan makanan berat. Hitung saja biaya pembelian bubuk kopi dan gula, kemudian bahan-bahan pembuatan gorengan seperti umbi, tempe, tepung, bawang hingga gula merah. Secara keseluruhan hanya mencapai sekitar 500 ribu Rupiah.

Kalau inventarisnya ada meja dan kursi panjang sebagai tempat pelanggan. Selain itu ada cangkir, sendok kecil, piring hingga tudung tempat gorengan. Total semuanya juga hanya 500 ribu saja.

Secara keseluruhan biasa maksimal untuk memulai usaha ini hanya sekitar 1 juta saja dan mentok hanya 3 jutaan.

Nah, kamu mau pilih usaha yang mana ini?

Baca juga Tips Membangun Usaha di Kampung

Ide Usaha di Kampung dengan Tanpa Modal

Bisnis

Ih judulnya clickbait banget deh!

Mana ada coba usaha yang dijalankan tanpa modal, meskipun itu di kampung?!

Kalau kamu masih memegang pertanyaan tadi sebagai pernyataan umum, wah kamu pasti belum pernah baca atau mengalaminya sendiri ya..

Dari semua jenis usaha yang membutuhkan modal besar, ternyata ada juga usaha yang bisa dijalankan dengan tanpa modal.

Lha kok ada?!

Iya ada. Biasanya jenis usaha yang tanpa modal ini lebih menekankan pada penawaran jasa, sehingga tidak tampak mengeluarkan uang sebagai modal utama.

Yang dimaksud tanpa modal pada tulisan ini adalah tanpa modal uang. Tapi, modal dalam bentuk skill tetap dibutuhkan, seperti skill marketing, skill mengoperasikan komputer hingga skill memotong rambut.

Kalau kamu penasaran dengan jenis usahanya, yuk mari jelajahi ide-ide bisnis tanpa modal yang cocok dijalankan di kampung berikut ini.

1.      Merintis usaha di kampung tanpa modal dengan menjadi dropshipper

Tidak diragukan lagi bahwa menjadi dropshipper adalah langkah mudah memulai bisnis tanpa modal uang.

Sistem dropshipper memungkinkan kamu untuk mengiklankan produk tanpa harus membeli terlebih dahulu. Sebagai keuntungannya, kamu bisa menambahkan harga jual produk tersebut.

Nah, meskipun kamu tinggal di kampung, kamu tetap bisa lho mencoba usaha yang satu ini.

Adanya teknik pemasaran secara online yang tida mengenal batas wilayah, akan sangat membantumu bila kamu mampu menjalankannya.

Tinggal pilih satu jenis atau dua jenis produk andalanmu dan optimasikan. Akan lebih baik lagi bila kamu menjual produk lokal dari kampungmu. Hitung-hitung juga bisa membantu menaikkan omset penjualan produk lokal kan ya.

Gimana, kamu tertarik?

2.      Membuka jasa les penunjang sekolah formal

Membuka les untuk menunjang pembelajaran di sekolah formal tidak membutuhkan modal uang lho. Kamu hanya perlu menguasai materi pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi internet.

Buatlah modul penunjang untuk membantumu dalam proses pembelajaran. Kumpulkan soal dari beberapa tingkatan sebagai bahan belajar.

Promosikan jasamu ke tetangga terdekatmu. Apabila prestasi dari para siswa bisa naik maka bisnismu akan terus direkomendasikan oleh para orang tua siswa.

Jagalah harganya tetap stabil dan bersungguh-sungguhlah dalam mengajar. Untuk mengejar tambahan pendapatan, kamu juga bisa sekali-kali menawarkan les privat di lain tempat.

Jadi, sudah siapkah kamu dipanggil sebagai kakak tutor? Hehe…

3.      Menjadi Youtuber

Modal menjadi Youtuber adalah kreativitas dan keberanian. Sudah itu saja!

Lah masa?

Iya dong. Untuk bisa menjadi seorang Youtuber yang dikenal maka kamu musti menjadikan videomu layak ditonton banyak orang. Tentunya tidak menjual sensasi maupun hal-hal negatif lainnya.

Kamu bisa membuat konsep video tentang kehidupan di kampung. Ambil bagian-bagian uniknya yang bisa memberikan pelajaran bagi banyak orang. Atau bisa juga berisi tutorial benda-benda yang bermanfaat untuk menunjang pekerjaan di kampung.

Pokoknya eksplor terus deh yang bertemakan perkampungan!

Nah ketika kamu sudah menemukan konsep video yang menarik, maka kamu tinggal mengeksekusinya.

Kamu bisa memanfaatkan kamera handphone untuk merekam videomu. Kemudian editlah video tersebut sedemikian rupa. Pastikan videomu tidak membosankan ketika kamu sendiri menontonnya.

Cukup mudah bukan?!

Terakhir, promosikan channel Youtubemu ke teman-teman terdekat. Jika mereka merasakan manfaat atau bahkan terhibur dengan kontenmu, maka kamu bisa meminta mereka untuk subscribe dan membagikannya kembali.

Hanya saja, kamu perlu memiliki kesabaran dan konsistensi untuk membuat channelmu semakin berkembang dan akhirnya bisa mendatangkan pengiklan.

So, jangan sampai melewatkan kesempatan emas ini ya gengs…

Selain ide-ide tentang usaha di kampung tanpa modal, kamu bisa baca juga Tips Membangun Usaha di Kampung

5 Tips Dasar Membuka Usaha Sendiri di Rumah

Belajar, Bisnis

Bosen di rumah aja? Mau berbisnis tapi bingung darimana memulainya? Coba terusin bacanya smpa akhir dan temukan 5 cara membuka usaha sendiri di rumah seara gratis!

cara-membuka-usaha-sendiri-di-rumah

Biasanya yang sering bosan berada di rumah aja adalah para ibu-ibu muda yang baru menikah dan memiliki anak. Culture shock yang terjadi karena dulunya mereka adalah wanita pekerja dan sekarang jadi wanita rumahan, mau nggak mau membuat mereka makin bosan. Alhasil banyak yang kepikiran untuk membuka usaha sendiri di rumah.

Tetapi ide hanyalah jadi ide jika mereka tidak tau cara untuk mewujudkannya. Nah di bawah ini ada 5 tips membuka bisnis di rumah yang bisa kamu terapkan.

1. Bermimpi Menjadi Pebisnis yang Sukses

bermimpi

Poin pertama adalah “you must have dream!” atau kamu harus punya mimpi. Mimpi untuk berbisnis dan memulai bisnis dari rumah. Mimpi ini akan memberikan motivasi yang kuat dalam diri kamu, sehingga ada niat yang muncul untuk bergerak dan memulai.

Ketika motivasi sudah menguasai hati dan pikiran, maka semangat akan muncul. Saat kondisi seperti itu, cari tahu sebanyak mungkin tentang bisnis yang kamu impikan. Catat segala hal penting tentang konsep dan rancangan. Tulis kalimat penyemangat di sebelahnya dan pandangi kembali ketika semangat turun.

2. Coba Ikuti Passion Saat Membuka Usaha

coba ikuti passion dalam membuka usaha sendiri di rumah

Kalau masih bingung dengan jenis usaha yang akan kamu kelola, coba ikuti passion kamu. Passion adalah hobi, kesenangan atau sesuatu yang menggambarkan ‘kamu banget’. Ketika usaha yang kamu jalankan sesuai passion, biasanya tidak akan mudah bosan dan lebih berkembang.

Sekalipun usaha sedang drop, kamu tidak akan patah semangat karena usaha yang kamu tekuni sesuai dengan passion kamu. Apalagi kalau usaha sendiri di rumah, passion adalah senjata ampun untuk membuat usaha semakin sukses.

3. Belajar Cara Membuka Usaha Sendiri di Rumah dengan Orang yang Telah Sukses Berbisnis

belajar dari orang lain

Belajar dari orang yang telah sukses dalam menjalankan bisnis di rumah juga bisa jadi cara terbaik. Jalin komunikasi dengan pebisnis impian kamu, tanyakan kiat-kiat dasar bagaimana mereka mulai berbisnis. Kalau kamu merasa kurang dekat untuk menanyakan tips, coba pelajari dari mereka memulai usaha. Misalnya dari teknik produksi, sisi marketing produk dan cara mereka mempertahankan konsumen.

Jadikan mereka sumber motivasi serta rival yang sehat supaya usaha kamu terus berpacu. Amati tiru dan modifikasi untuk menyesuaikan dengan usaha yang kamu kelola. Jadi jangan malu-malu untuk saling bertegur sapa dengan pebisnis yang telah sukses mendahuluimu.

4. Meminta Support dari Keluarga Dekat

support keluarga dalam cara membuka usaha sendiri di rumah itu penting

Cara membuka usaha sendiri di rumah yang keempat adalah dengan meminta  support kepada keluarga dekat. Support dari mereka sangat penting. Ketika langkah dalam membuka usaha di rumah disupport penuh oleh keluarga, maka kamu akan semakin percaya diri.

Selain support mental, bisa jadi kamu juga akan mendapat support dalam hal finansial. Misalnya suami memberikan modal atau bahkan ibu mertua yang memfasilitasi keinginan kamu. Jadi jangan lupa untuk selalu meminta support kepada keluarga dekat.

5. Jangan Takut Gagal dan Hadapilah Persaingan

jangan takut gagal

Tips yang kelima dan yang paling penting adalah jangan takut gagal dan bersaing. Ketika kamu takut gagal padahal belum mencoba, itu berarti kamu menghilangkan kesempatan.

“Usaha di rumah susah?” hadapi!, “Rugi terus” cari cara supaya tidak rugi!

Bisa jadi ketika kamu memutuskan berhenti berusaha, justru pada saat itu adalah kesempatan yang paling tepat untuk memulai usaha.

Itu dia 5 cara membuka usaha sendiri di rumah. Jangan pernah takut untuk mencoba ya, siapa tau jadi peluang usaha kamu! Semangat!

Tips Membangun Usaha di Kampung yang Sepi

Bisnis

Membangun usaha di kampung memang susah-susah gampang. Kalau dibilang gampang memang benar karena tidak banyak saingan dan modalnya relatif kecil. Tapi kalau mau bilang susah ya memang susah karena kendala-kendala kecil yang seringkali menghadang.

usaha di kampung yang sepi

Salah satu kendalanya adalah usaha di kampung yang sepi karena pangsa pasar yang itu-itu saja. Hal ini ditandai dengan omset yang terus menurun dalan kurun waktu yang panjang. Namun, sebelum menjadi sebuah kebangkrutan usaha, ada beberapa saran yang bisa kamu terapkan untuk membuat usahamu bangkit kembali.

Apa saja sarannya?

Langsung aja, check this out

1. Mengatasi usaha di kampung yang sepi dengan melakukan promosikan lewat media sosial

Seringkali usaha di kampung hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat satu kampung saja. Padahal peluang untuk menjadikannya semakin berkembang sangat besar.

Nah, salah satu cara untuk membuat usaha di kampung yang sepi menjadi ramai adalah dengan mempromosikannya ke kampung tetangga. Adanya sosial media seperti WhatsApp dan Facebook bisa kamu manfaatkan untuk memperkenalkan produk apa saja yang kamu jual.

Gunakan foto-foto yang menarik untuk mendukung postinganmu, agar orang-orang lebih tertarik.

2. Menjual barang yang paling banyak dibutuhkan, kemungkinan besar akan laris!

Bila kebetulan usaha yang kamu rintis adalah usaha sembako, maka kamu bisa menjual barang-barang tertentu yang paling dibutuhkan lingkungan sekitarmu.

Pilihlah satu barang yang tidak dijual di toko kompetitormu. Kemudian letakkan di tempat yang mudah dilihat orang. Sesekali tawarkan pada pembeli di toko dan sebutkan keunggulannya.

Bila menarik dan banyak dibutuhkan, maka biasanya barang tersebut akan laris.

3. Memastikan harga lebih murah sebagai cara jitu mengatasi usaha di kampung yang sepi

Pada umumnya, menjual dengan harga yang lebih murah bisa membuat produkmu banyak dilirik oleh konsumen. Namun, meski produk dijual dengan harga lebih murah bukan berarti kualitas produk dianggap lebih buruk.

Kamu bisa memangkas keuntungan lebih sedikit dan menjadikan usahamu semakin besar. Lah kok bisa?

Bisa dong, karena produkmu terkenal dengan harganya yang relatif murah, maka akan semakin banyak orang yang membelinya. Kondisi inilah yang berpotensi untuk membuat usahamu semakin berkembang.

Jangankan di kampung yang sepi, di kampung yang ramai pun juga akan banyak dicari orang.

Kamu pasti akan terheran-heran menemui penjual nasi goreng di dekat tempat angker tapi larisnya luar biasa. Itu bisa jadi karena rasanya yang sangat enak. Atau bisa juga karena harganya yang murah dan rasanya lumayan enak.

Bahkan ketika usahamu sudah berkembang pun, tetap pertahankan harga yang stabil. Hal ini untuk menjaga agar konsumen tetap setia dengan produkmu.

4. Memulai usaha di awal hari untuk menjaring lebih banyak konsumen

Tidak bisa dipungkiri bahwa orang-orang di kampung memiliki pola hidup sering bangun pagi. Biasanya mereka sudah mulai beraktifitas seperti memasak maupun membersihkan rumah di jam-jam awal.

Nah kamu sebagai pelaku usaha sudah semestinya untuk menyesuaikan diri dengan pola ini.

Apalagi bila usaha yang kamu rintis berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan mereka, maka tidak bisa tidak kamu harus memberikan pelayanan di awal hari.

Meskipun agak aneh, tapi cara ini efektif untuk membuat usahamu dikenal oleh banyak orang. Karena orang-orang akan langsung ke tokomo bila membutuhkan produkmu.

Bagaimana, sudah siap belum membuat usahamu yang sepi di kampung menjadi semakin ramai dan berkembang?

So, jangan mudah berputus asa ya dan terus lakukan inovasi.

Baca juga Tips Membangun Usaha di Kampung

10 Jenis Usaha Makanan Ringan yang Populer

Bisnis

Makanan ringan telah menjadi salah satu teman setia ketika melakukan segal macam aktivitas. Mulai dari aktivitas yang menghabiskan waktumu seharian atau aktivitas duduk seharian menghabiskan waktu untuk bersantai. Sebab itulah beragam jenis makanan ringan selalu jadi primadona.

10-jenis-usaha-makanan-ringan-yang-populer

Dilihat dari studi kasus kecil tersebut, bisa ditarik kesimpulan bila usaha makanan ringan memang menguntungkan. Bisa dibilang pula, usaha jenis ini memiliki pasar yang besar. Terus bagaimana kalau nggak bisa membuat cemilan ringan? Kamu bisa menjual berdasarkan sisem reseller atau dropshipper. Dengan sistem tersebut, kamu nggak perlu repot-repot untuk membuat produk makanannya lagi.

1.  Usaha Makanan Ringan Tahu Bakso

usaha-makanan-ringan-tahu-bakso

Salah satu makanan ringan aling hits sekarang adalah tahu bakso. Terbuat dari tahu goreng yang bagian dalamnya diisi dengan adonan bakso, kemudian dibalut tepung dan digoreng. Camilan ringan ini paling cocok bila dinikmati dengan saos sambal, cabai rawit ataupun sambal kecap.

Tahu bakso juga bisa kamu jual dalam kondisi beku, jadi akan semakin praktis bila dikirim ke luar kota. Oh iya, jangan lupa selipkan inovasi sehingga tahu bakso kamu berbeda dengan yang lainnya.

2. Usaha Makanan Ringan Keripik Pisang Coklat

usaha-makanan-ringan-keripik-pisang

Kalau keripik pisang doang biasa, coba deh tambahkan saos coklat. Perpaduan antara saus coklat yang membeku dengan keripik pisang akan menciptakan rasa manis gurih yang baru. Tinggal iris tipis pisang dan berikan baluran saus yang beragam.

Permainan rasa menjadi salah satu trik usaha makanan ringan yang paling populer saat ini. Jangan lupa tambahkan branding yang menarik sehingga usaha kamu makin laris.

3. Keripik Seblak

keripik-seblak

Kalau membuat seblak dirasa susah, kamu bisa menjual kripik seblaknya aja lo. Bukan jenis kerupuk yang jadi campuran seblak, tetapi kerupuk seblak yang bisa dimakan sendirian. Biasanya sih identik dengan rasa pedas, asin dan gurih. Tahu sendiri kan kalau pasar makanan pedas semakin banyak? Tunggu apa lagi, segera jual keripik seblak!

4.  Keripik Basreng

keripik-basreng

Masih dalam golongan perkeripikan, ada keripik basreng. Basreng adalah singkatan dari bakso goreng. Dibuat dari adonan bakso yang digoreng sangat kering sehingga menjadi keripik. Rasanya didominasi oleh pedas, asin dan gurih.

Makanan ini pun cukup populer sehingga memunculkan banyak inovasi varian rasa. Basreng sering dijumpai menemani aktivitas remaja yang sedang asik mengerjakan tugas.

5. Tahu Kres

usaha-makanan-ringan-tahu-kres

Camilan ringan yang addicted lainnya adalah tahu kres. Tahu yang digoreng kering an disiram dengan tepung berbumbu pada minyak panas menjadi salah satu camilan paling nagihin di 2020 ini. Cara membuatnya sebenarnya sederhana, tetapi banyak yang malas. Jadi manfaatkan salah satu peluang usaha ini dengan menjual jenis makanan ini.

6. Telur Gulung

usaha-makanan-ringan-telur-gulung

Telur gulung adlah camilan yang pernah hits di awal tahun 2000an. Panganan ini terbuat dari telur yang dicampur dengan sedikit air dan ditambah sedikit bumbu, kemudian digoreng pada minyak yang sangat panas dan dililitkan pada lidi.

Karena peminatnya yang semakin banyak, bisnis telur gulung pun semakin populer. Apalagi toping bumbunya yang semakin beragam.

7. Sempol Ayam

sempol-ayam

Rekomendasi usaha makanan ringan yang ketujuh adalah sempol ayam. Makanan khas Malang ini populer di luar daerah asalnya juga. Panganan yang terbuat dari campuran ayam, beberapa jenis tepung dan bumbu-bumbu lainnya ini sukses menggait hati.

Untuk usaha makanan ringan sempol ayam ini bisa dijua dengan sistem beku loh. Jadi konsume bukan hanya berasal dari Malang aja.

8. Makaroni Pedas

makaroni-pedas

Rekomendasi usaha makanan ringan yang kedelapan ini berasal dari makanan peda lagi, yaitu makaroni pedas. Kombinasi dari ras pedas, asin dan gurih dari makaroni membuat para penikmatnya semakin banyak.

Makanan ini termasuk golongan makanan kering, jadi aman baget kalau mau dijual ke luar kota. Jangan lupa ciptakan sesuatu yang unik supaya makaroni pedasmu makin terkenal ya!

9. Usus Crispy

usus-crispy

Usus kadang dianggap remeh oleh beberapa orang. Bagian dari ayam ini sering dinilai tidak berguna dan berakhir di tempat sampah. Padahal kalau diolah menjadi camilan ringan, usus sangat enak loh. Coba deh bersihkan usus dan baluri dengan tepun terigu dan goreng hingga kering. Tambahkan varian rasa balado atau lainnya, maka jadilah usus crispy.

Makanan ini kini menjadi sangat populer. Bahkan di lebaran tahun 2020 lalu, jenis camilan ringan ini hampir mengalahkan nastar.

10.  Usaha Makanan Ringan Keripik Ceker

keripik-ceker

Rekomendasi yang terakhir adalah kerupuk ceker. Jangan mengira kalau ceker menjadi tidak berguna sebab daging dan tulang hampir menyatu. Padahal jika diolah dengan cara yang tepat, maka ceker bisa jadi keripik yang enak lo!

Itu dia 10 rekomendasi usaha makanan ringan yang bisa kamu coba. Jangan lupa untuk menciptakan inovasi tersendiri supaya bisnis kamu semakin dikenal orang. Semoga bermanfaat ya!

Tips Membangun Usaha di Kampung

Bisnis

Ada alasan-alasan tertentu mengapa seseorang memutuskan untuk membangun usaha di kampung.

Usaha di kampung

Membangun usaha di kampung halaman seringkali menjadi pilihan utama bagi orang-orang yang sudah jenuh bekerja di kota. Tekanan yang tinggi dan gaji yang tak kunjung naik adalah hal yang seringkali dikeluhkan pekerja di kota. Selain itu, rutinitas yang monoton dan posisi yang sudah lama jauh dari keluarga bisa menjadi pendorong untuk pulang kampung dan membangun usaha.

Terkadang ada juga yang sudah sejak lama menjadi tenaga kerja asing, hingga akhirnya ingin pulang dan memulai usaha dengan modal dari hasil bekerja di luar negeri.

Ada lagi yang pandai membaca peluang dengan menginisiatif berdirinya kampung wisata.

Selain beberapa alasan diatas, masih banyak alasan-asalan pendorong mengapa seseorang bisa memutuskan untuk membangun usaha di kampung.

Terkadang memang pilihan untuk membuka usaha di kampung sangat besar prospeknya.

Kalau sudah enggak kepingin kerja dimana-mana, ya lebih baik memang mulai membangun usaha di kampung. Syukur kalau usaha itu bisa berkembang dan mampu mempekerjakan masyarakat sekitar.

Bila kamu termasuk salah satu dari orang yang ingin membangun usaha di kampung, maka kamu musti membaca hingga tuntas artikel ini!

Orang bilang, modal paling utama dari merintis sebuah bisnis adalah pengetahuan dasar.

So, galilah informasi sedalam-dalamnya dan belajarlah dengan sungguh-sungguh.

Mengapa perlu membangun usaha di kampung?

Siapa bilang bahwa sebuah bisnis atau usaha hanya bisa dilakukan di kota-kota besar?!

Selama ini, bisnis memang seolah-olah hanya bisa dijalankan di kota besar, karena disana ada pasar yang besar serta sumber daya manusia yang memadai.

Tapi, belakangan ini terjadi tren yang sebaliknya.

Di daerah-daerah atau kota kecil mulai bermunculan usaha kecil menengah atau UKM yang berhasil menyerap tenaga kerja di sekelilingnya.

UKM berdiri dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia melimpah di sekelilingnya.

UKM ini adalah bukti, bahwa sebuah bisnis tidak melulu harus didirikan di kota besar.

Adanya sistem pemasaran secara online, semakin mendukung keberlangsungan jenis usaha yang berlokasi di pelosok ini.

Selain sistem pemasaran yang semakin luas, membangun usaha di kampung bisa mengembangkan ekonomi daerah.

Jadi, apakah usaha di kampung bisa berkembang dengan baik?

Hmm, berikut ini pemaparannya.

Membangun usaha di kampung bisa menjadi salah satu upaya untuk memeratakan perekonomian daerah.

Apabila kampung bisa menjadi pusa ekonomi yang mampu menyejahterakan masyarakatnya, bukan tidak mungkin bahwa perekonomian suatu daerah ikut berkemabang.

Jika usaha sudah mulai berkembang, secara otomatis akan membutuhkan tenaga pendukung. Kondisi itu mendukung untuk dibukanya lapangan kerja untuk orang-orang di sekeliling kampung.

Di sisi lain, dalam skala lokal, sebuah bisnis yang didirikan di kampung cenderung tidak memiliki saingan yang besar.

Andaikan ada saingan pun, tentu akan bisa menjadi branding tersendiri untuk daerah itu. Contohnya, sentra industri kerupuk biasanya digerakkan di oleh banyak orang dalam satu kampung.

Nah, yang jadi pertanyaan adalah, apakah di kampung memiliki potensi ekonomi yang besar untuk dikembangkan?

Tentu saja ada! Banyak potensi di kampung yang perlu dikembangkan lebih lanjut. Potensi ini seringkali tersembunyi dan tidak banyak diketahui bahkan oleh warganya sendiri.  

Misalnya dari segi sumber daya manusia, orang-orang di kampung cenderung tangguh dan bersedia mengerjakan pekerjaan berat sebagaimana ketika di sawah. Selain itu, orang-orang di kampung juga lebih mudah mengikuti aturan yang diberlakukan di perusahaan, sehingga akan menjadi pendukung yang bagus agar perusahaan semakin berkembang.

Dari segi geografisnya, juga bisa menjadi peluang yang lebih besar dengan sentuhan kreativitas. Kampung yang tidak subur tidak berarti menjadi daerah yang miskin untuk masa sekarang.

Contohnya saja, daerah yang sering dilanda kekeringan bisa dijadikan sebagai sentra industri kecil kerajinan keramik. Bahan-bahan dari keramik bisa didapatkan di sekelilingnya. Selain itu, bisa juga dijadikan tempat wisata edukasi pembuatan keramik untuk anak-anak sekolah.

Kira-kira apa lagi ya keuntungan membangun usaha di kampung?

Ada yang kelupaan nih sepertinya dengan keberadaan anggota keluarga.

Yup benar, membangun usaha di kampung akan membuatmu semakin dekat dengan keluarga. Hal ini sekaligus mematahkan stigma bahwa untuk menghidupkan ekonomi harus merantau jauh ke kota.

Selagi mengurusi usaha, kamu bisa senantiasa dekat dengan keluarga di rumah. Bahkan mereka bisa membantumu untuk mengurusi bisnis. Kurang enak apa coba?!

Jadi sudah paham kan, mengapa kamu perlu membangun usaha di kampung?

Ya itu tadi jawabannya, karena di kampung ada banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan.

Hal apa saja yang dibutuhkan untuk bisa membangun usaha di kampung?

Usaha di kampung

Tidak terlalu banyak hal yang bisa kamu butuhkan untuk membangun usaha di kampung.

Kalau dari segi materi pun, kamu juga bisa lho membangun usaha dengan modal minim.

Tapi sebelum itu, ada perangkat-perangkat lain yang musti kamu persiapkan dengan matang.

Apa aja? Ini dia jawabannya

  1. Kepekaan

Kepekaan dibutuhkan untuk melihat potensi di kampungmu. Dari segi sumber daya manusianya seperti apa. Kemudian dari segi sumber daya alamnya juga seperti apa.

Kamu bisa lho memanfaatkan potensi di kampungmu untuk dijadikan bisnis.

Oleh karena itu, jadilah lebih peka dengan sekitar.

  • Kreativitas

Kreativitas adalah bekal utama untuk mengembangkan sumber daya di kampung. Dengan menggunakan kreativitas, kamu akan bisa menciptakan produk unik yang jarang ditemui di pasaran.

  • Ilmu marketing online

Ilmu marketing online adalah skill yang wajib dikuasai untuk mengembangkan bisnis di era digital seperti sekarang. Ilmu marketing online akan sangat bermanfaat dalam memasarkan produk hingga ke luar daerah. Jadi pasaran produkmu nggak hanya daerah itu-itu aja ya…

  • Jiwa kepemimpinan

Jiwa kepemimpinan wajib dimiliki siapa saja yang hendak membangun bisnis, utamanya di kampung. Hal itu karena setiap bisnis memiliki tantangan yang berbeda, sehingga membutuhkan mental yang tangguh saat mengalami jatuh bangun.

So, are you ready to start the business?!

Apakah cukup bermodalkan uang 3 juta?

Kebanyakan orang di kampung selalu berpikir bahwa untuk memulai sebuah bisnis dibutuhkan modal yang cukup banyak.

Itu bisa jadi benar sih kalau setting waktunya jaman dulu.

Emang kalau sekarang bagaimana?

Kalau sekarang lebih istimewa dong pastinya.

Karena ternyata, tidak perlu modal yang banyak untuk memulai bisnis di kampung.

Bahkan kalau kamu mampu, kamu hanya perlu bermodalkan rasa suka dan pengetahuan soal produk yang cukup.

Masa bisa sih?!

Kalau kamu ragu, kamu bisa langsung mencobanya!

Tapi sebelum itu, mari kita berhitung dahulu, modal apa saja yang diperlukan untuk memulai bisnis di kampung.

Modal utamanya adalah rasa suka terhadap produk yang hendak dijual. Mengapa rasa suka? Karena rasa suka inilah yang akan menguatkan mental ketika proses membangun bisnis.

Selanjutnya, pengetahuan yang cukup, baik itu tentang produk, potensi daerah, sumber daya manusia maupun tekni pemasaran. Pengetahuan ini sangat penting untuk terus dikembangkan agar bisnis senantiasa bertahan bahkan berkembang.

Yang terakhir, barulah modal uang yang sifatnya bisa sangat fleksibel. Mengapa bisa demikian? Karena pada masa sekarang banyak sekali pilihan bisnis yang bisa dijalankan tanpa modal banyak.

Contohnya saja dropshipper. Apabila di sekeliling rumahmu di kampung ada yang memproduksi makanan atau barang yang unik, kamu bisa mencoba untuk menjualnya dengan sistem dropshipper.

Caranya adalah dengan menggunakan sistem pemasaran secara online, sehingga pasarnya bisa luas.

Sedangkan untuk reseller, kamu hanya perlu membeli sedikit produk contoh untuk kemudian dipromosikan.

Nah, apakah uang 3 juta cukup untuk modal?

Lebih dari cukup lah. Kamu hanya tinggal memilih model bisnis apa yang kamu minati.

Apa tantangan membangun usaha di kampung?

Usaha di kampung

Meskipun tampaknya aman-aman saja, memulai usaha di kampung memiliki tantangan tersendiri.

Tantangan tersebut bisa berasal dari masyarakatnya yang cenderung kurang bisa menerima perubahan. Bisa juga berasal dari keterbatasan sumber daya pembuatan produk.

Selain kedua hal tesebut, ada lagi kendala yang berasal dari macetnya sistem pemasaran, modal uang yang tiba-tiba habis, kurang tepatnya strategi dagang dan masih banyak lagi.

Satu atau dua diantara kendala tersebut tentunya banyak dialami oleh orang-orang yang membangun bisnis di kampung.

Lalu cara menyelesaikannya bagaimana?

Satu-satunya cara yang selalu diterapkan para pebisnis dimanapun berada adalah terus belajar, berusaha bangkit dan tetap mencari celah.  

Siapa yang bisa diajak bekerja sama dalam membangun usaha di kampung?

Siapa coba?

Apakah tetangga samping rumah? Apakah pak RT? Ataukah Pak Lurah?

Jawabannya benar semua.

Tapi lebih baik pilih yang paling tepat. Nah lho siapa lagi itu?

Pilihlah orang yang paling potensial untuk diajak bekerjasama. Orang itu bisa berstatus sebagai sahabat dekatmu, bisa produsen produk lokal, atau bisa juga petani tulen.

Pilihanmu untuk bekerjasama dengan siapa mustinya disesuaikan dengan jenis bisnis yang hendak kamu jalankan.

Sangatlah penting untuk memilih orang yang tepat ketika baru merintis usaha, karena berpengaruh dengan tingkat keberhasilan.

Oh iya, kamu juga musti membedakan mana orang yang mampu diajak berkolaborasi membangun usaha dan mana orang yang bisa dijadikan karyawan.

Semoga berhasil!

Ide usaha di kampung

Tidak semua jenis usaha bisa dilakukan di kampung, tergantung dari ketersediaan sumber dayanya. Tapi, ada jenis-jenis usaha yang seringkali dijalankan oleh orang-orang di kampung.

Kamu bisa mencoba salah satu diantara ide usaha berikut ini.

Ingat, pilihlah yang paling kamu sukai model bisnisnya!

Langsung aja, baca listnya berikut ini

1.      Jual sayur

Coba tebak, berapa kira-kira jumlah penjual sayur yang ada di kampung?

Jawabannya adalah puluhan, dan bahkan ratusan.

Pangsa pasar para penjual sayur memang luas. Selain itu, sayur juga selalu dibutuhkan oleh semua elemen masyarakat, sehingga usaha jenis ini cenderung sederhana dan mudah.

Tapi di sisi lain, kompetitornya pun juga luar biasa banyak. Jadi harus pintar-pintar dalam mengelola usaha.

Kualitas sayur, jenis-jenis sayur, harganya serta luas dan sempitnya pasaran sangat berpengaruh pada keberlangsungan penjualan.

Kamu juga bisa menambahkan sayur-sayur organik atau menerima jasa antar sayuran sebagai salah satu bentuk kreativitas dalam berjualan sayur

2.      Distributor beras

Sudah bukan waktunya lagi beras hanya dikonsumsi sendiri.

Beberapa orang dari kampung utamanya yang menjadi pusat pertanian, banyak yang memulai usaha menjual beras kemasan.

Sebenarnya ada mesin khusus untuk memilah mana beras yang kualitasnya baik dan masih utuh serta mana beras yang sudah terpecah-pecah. Selain itu ada pula mesin poles yang membuat beras tampak bersih dan kesat.

Namun, kalau kamu belum cukup memiliki modal untuk membeli peralatan tersebut, kamu cukup menjual beras dengan kemasan per kilogram atau bahkan tidak perlu.

Yang paling penting dari bisnis ini adalah menemukan konsumen yang tepat dan tentu saja proses pengiklanan yang masif.

Ada yang kurang?

Oh iya, buatlah brand untuk produk berasmu agar lebih mudah untuk diiklankan.

3.      Konter

Membuka konter di kampung bisa jadi pilihan yang bagus atau bahkan sebaliknya.

Konter di kampung tidak memungkinkan untuk menjual handphone ataupun perangkat elektronik lainnya yang berharga agak tinggi.

Lalu apa dong yang bisa dijual di konter yang berlokasi di kampung?

Pulsa ! Di kampung, konter dengan harga lebih murah pasti akan mendapat banyak pelanggan

Apa lagi?

Tentu saja paketan internet, pernak pernik handphone yang berharga miring dan service.

Tahukah kamu, kalau di kampung orang yang mampu memperbaiki atau menservice handphone sangat dibutuhkan. Karena biasanya yang bisa hanyalah konter-konter di pusat kota, sehingga jasa mereka amat di butuhkan di desa.

Jangan lupa promosikan dari mulut ke mulut ya, pasti sangat efektif.

4.      Jualan sembako

Yang satu ini banyaaak sekali saingannya. Tetapi toko yang lebih murah tetap menjadi dambaan warga di kampung!

Kalau bisa lagi, selain murah ya harus lengkap tokonya.

Meskipun barang-barang yang dijual menggunakan sistem ecer, dijamin akan tetap laris bila harganya terjangkau.

Toko sembako tentunya menjual aneka sembako. Namun biasanya ada juga yang merangkap dengan berjualan sayur dan aneka gorengan.

Kamu juga bisa lho menjalankan bisnis ini.

Agar berbeda dan dikenal masyarakat luas, kamu musti menjual satu atau dua barang yang tidak ditemukan di toko sembako yang lain.

Keuletan dan kreatifitas sangat dibutuhkan dalam menjalankan bisnis ini.

5.      Potong rambut

Jasa potong rambut memang tidak selalu ada di setiap kampung.

Untuk menjalankan bisnis ini, kamu bisa memilih tempat yang strategis dan mudah ditemukan.

Hal ini memungkinkan pelangganmu tidak hanya berasal dari tetangga satu kampung, tetapi juga bisa berasal dari kampung-kampung tetangga.

Tidak perlu mematok harga yang mahal untuk jasa potong rambut di kampung. Sebaliknya, kamu hanya perlu mengambil upah sewajarnya.

Sebagai gantinya, kamu bisa mengembangkan salonmu dengan membeli aneka produk penunjang penampilan rambut atau bahkan kosmetik.

Bila berhasil mendapatkan pelanggan tetap, bisnis ini berpotensi menjadi besar lho!
Tapi syaratnya satu, kamu harus terus menerus mengasah skill dengan mengikuti style potong rambut terbaru.

Nah itu tadi hanya sebagian kecil dari banyak pilihan bisnis yang bisa kamu kembangkan di kampung halamanmu. Setidaknya sudah bisa memberikan gambaran kan bagaimana karakteristik bisnis pada umumnya di kampung?

Kamu juga bisa lho memilih jenis bisnis yang lainnya seperti membuka les-lesan atau kursus bahasa Inggris. Sistem pendaftarannya pun bisa dibuat secara online, seperti yang ada di di kursusan online Jago Bahasa

Jadi, apakah kamu sudah yakin mau membangun usaha di kampung?

Kalau sudah yakin, segeralah untuk mencobanya alias jangan menunggu lebih lama lagi. Kumpulkan ilmu sambil belajar. Tidak mengapa kalau sekali atau dua kali merugi, yang penting etos serta semangat kerja harus selalu ditingkatkan.

Kalau usahamu berhasil, kamu tentunya juga bisa mengangkat ekonomi masyarakat di kampungmu. Bukankah hal itu sangat menantang?!

5 Rekomendasi Peluang Usaha Makanan yang Menarik

Bisnis
rekomendasi-peluang-usaha-makanan-yang-menarik

Berbisnis usaha makanan memang tidak ada habisnya. Hampir seluruh jenis peluang usaha makanan pasti memiliki pasarnya tersendiri. Misalnya saja makanan pedas yang hampir tidak pernah kehilangan pelanggan setiap waktunya. Berbisnis tentang makanan memang bukan hanya soal rasa, namun perlu juga kreatifitas dan pemasaran yang tepat.

Memangnya ada ya contoh peluang usaha makanan yang gagal karena tidak memadukan ketiganya? Banyak. Salah satu contoh adalah makanan yang ada karena musim seperti es kepal milo. Awalnya ide dan kreatifitasnya memang menarik, rasanya pun oke. Tetapi lambat laun menjadi tidak memiliki pasar kembali sebab tidak ada inovasi di dalamnya. Belum lagi teknik pemasarannya pun kurang.

Kalau kamu tertarik membuka bisnis tentang usaha makanan, berikut ini ada 5 jenis usaha makanan yang bisa kamu coba. Keep reading!

Peluang Usaha Makanan Frozen Food

Ditengah pandemi virus ini, makanan frozen food seolah merajai pasar usaha makanan. Kemudahan yang ditawarkan seperti tinggal digoreng, direbus, atau dihangatkan kembali maka sudah siap dimakan. Apalagi jenisnya pun beragam, jadi kamu nggak hanya bisa berdagang satu jenis makanan aja.

Namun tentunya perlu adanya rasa yang enak, kreatifitas yang membuatnya menjadi unik diantara yang lain serta pemasaran yang tepat. Kalau semua komponen tidak lengkap, tentu usaha frozen food tidak akan berjalan dengan baik.

Beberapa contoh usaha frozen food seperti siomay frozen, daging yang sudah dibumbui trus frozen, sayuran frozen. Lebihnya dari usaha ini adalah sistem yang bisa membuat makanan bertahan lama.

Makanan Instan Korea

Popularitas drama korea memang tidak ada habisnya di Indonesia. Trend nya pun berkembang pula di bidang makanan. Sebut saja seperti susu rasa pisang, ttoebokki, odeng, ramyun dan sejenisnya. Makanan instan Korea sudah memiliki penggemarnya sendiri.

Nah, kesempatan seperti ini bisa kamu manfaatkan loh. Buka saja usaha makanan instan Korea. Cari tau merk dan rasa yang sesuai dengan lidah Indonesia. Kemudian kemas menjadi produk instan yang menarik mata dan rasa penasaran setiap orang. Dengan begitu, usaha makananmu pasti akan laris manis.

Peluang Usaha Makanan Diet

Diet yang sudah berubah menjadi gaya hidup juga tidak boleh dilewatkan. Kesempatan seperti ini bisa kamu manfaatkan untuk membuka peluang usaha makanan yang sesuai dengan standar diet. Beberapa yang sudah ada seperti catering diet bisa kamu jadikan contoh.

Meskipun sudah banyak yang membuka bisnis ini, peluang usaha makanan diet seolah tidak pernah habis ditelan jaman. Pasalnya para pelaku diet umumnya memiliki gaya hidup yang cenderung tinggi. Mobilitas yang padat dan kelelahan setiap hari. Sehingga mereka sering memesan catering makanan yang sudah pasti sehat dengan kalori yang terkontrol.

Perlu usaha pemasaran bagus ketika kamu membuka usaha makanan diet. Lakukan riset pasar secara sederhana sebelum launching produk ya!

Peluang Usaha Makanan Pedas

Pernah dengear istilah “Indonesia adalah surganya pecinta pedas?” Yap, memang benar, banyak orang yang hobi memakan makanan pedas. Dari yang muda hingga tua semuanya menyukai makanan pedas. Karena itulah pasar untuk makanan pedas tidak pernah sepi.

Beberapa jenis usaha makanan pedas adalah makanan instan dan tidak instan. Contoh makanan pedas instan adalah camilan pedas, kripik pedas, mie instan pedas. Sedangkan yang tidak instan seperti seblak dan yang lainnya.

Makanan Kekinian

Memang sih, megikuti tren makanan kekinian lebih cepat meredup. Namun jika kamu bisa mengemasnya dengan baik, usaha makanan kekinian akan laris manis.

Itu dia 5 rekomendasi peluang usaha makanan yang menarik. Semoga bermanfaat!

Peluang Usaha Modal Kecil 1 Jutaan yang Cocok di Kampung Inggris

Bisnis

Peluang usaha modal kecil – Siapa sih yang tidak tertarik untuk membuka usaha? Bahkan kini proses untuk menjadi wirausaha bisa dimulai dengan modal 1 jutaan saja. Tetapi poin penting yang perlu kamu ingat adalah, berwirausaha tidak hanya membutuhkan modal uang aja. Ada beberapa faktor yang menjadi keberhasilan dalam berwirausaha.

Tetapi tenang di artikel ini tidak membahas mengenai faktor-faktor dalam berwirausaha. Disini kamu akan diberikan insight mengenai beragam jenis peluang usaha dengan modal 1 jutaan di Kampung Inggris.

Nah, kalau tidak tinggal di Kampung Inggris bagaimana? Tenang, peluang usaha ini bisa kamu terapkan di kampung-kampung lainnya. Asalkan faktor-faktor keberhasilannya sudah kamu penuhi. Jadi apa aja sih peluang usaha modal kecil 1 Jutaan? Keep Reading!

Makanan Ringan/Camilan dan Aneka Minuman

Bisnis yang berhubungan dengan makanan seolah tidak ada habisnya, sebab hampir semua orang pasti membutuhkan makanan. Salah satu peluang usaha makanan yang menjanjikan dan bermodal kecil adalah makanan ringan dan aneka minuman.

Misalnya nih, kamu akan membuat keripik berbahan dasar singkong dengan jumlah 200 bungkus. Kalau per bungkusnya memiliki berat 20gr singkong, maka kamu membutuhkan sekitar 10kg singkong. Jangan lupa masukan beberapa bahan lainnya seperti garam, bawang putih minyak dan penyedap supaya keripik makin yahud. Bila ditotal, kamu akan menghabiskan modal sekitar lebih kurang 200 ribu.

Pemasarannya bagaimana? Bisa kamu lakukan secara online ataupun offline. Mana saja yang memiliki pelanggan lebih banyak.

Dropship Printilan

Salah satu peluang usaha dengan modal yang minim lainnya adalah dropship printilan. Printilan itu sejenis apa? Barang-barang alat tulis dan beberapa barang yang pasti dibutuhkan oleh anak-anak sekolah. Menargetkan anak sekolah sebagai peluang usaha memang tidak bisa mendapatkan untung banyak. Tetapi kalau rutin dan istiqomah, keuntungan pasti tetap kamu dapatkan.

Sistem dropship ialah kamu mencari pelanggan terlebih dahulu. Bila ada pelanggan yang memesan, baru kamuakan mencari barangnya. Sistem ini menjauhkanmu dari kebutuhan modal yang teralu banyak.

Tips untuk kamu yang akan melakukan bisnis dropship adalah memilih supplier yang terpercaya dan berkualitas. Jadi nggak bakalan tertipu.

Rental Pengetikan

Rental pengetikan bisa menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan. Modalnya hanya komputer atau laptop, kamu sudah bisa membuka peluang usaha jenis ini. Bisnis rental pengetikan ini akan mudah mendapatkan pelanggan bila berada di lingkungan mahasiswa, siswa atau siswa kursus. Misalnya di Kampung Inggris.

Kalau memiliki print, kamu bisa menambah jasa cetak tugas. Selain bisa menambah penghasilan, mempunyai print pun akan memudahkan pekerjaan kamu.

Menu Makanan Ala Rumahan

Peluang usaha modal kecil 1 jutaan yang keempat ini cukup menggiurkan, yakni berjualan makanan ala rumahan. Kalau berada di lingkungan yang tepat, Kampug Inggris misalnya, maka bisnis jenis ini akan membawa keuntungan cukup besar.

Sekarang coba bayangkan, siapa sih yang tidak membutuhkan makan setiap harinya? Belum lagi kalau kamu tidak terbiasa memasak dan harus membeli makanan. Momen-momen mager ala anak kosan inilah yang bisa kamu manfaatkan untuk menghasilkan keuntungan.

Jenis makanannya apa aja? Bisa dimulai dari menu sederhana seperti ayam goreng, sayur asem, ikan laut, sambal, kerupuk dan sebagainya. Usakan untuk membuatnya dengan citarasa masakan rumahan ya!

Aksesori Perempuan dan Skincare

Peluang usaha modal kecil 1 jutaan yang terakhir adalah berjualan aksesori perempuan dan skincare. Yap, benar. Menargetkan perempuan dalam berbisnis memang pilihan yang tepat. Salah satunya dengan berjualan aksesori dan skincare.

Nggak perlu skincare yang highend, mulailah dengan skincare remaja. Berilah beberapa promo yang membuat usaha kamu berbeda dengan yang lain.

Jadi itu dia salah satu peluang usaha yang bisa kamu coba. Semoga bermanfaat ya!